Assalamu'alaikum Wr Wb...
Segala puji bagi Allah SWT, Shalawat serta salam tercurah buat Nabi Muhammad SAW....
Bagaimana kabar ananda hari ini? mudah-mudahan sehat selalu, meskipun dalam kondisi asap saat ini. Hari ini pembelajaran dilakukan secara online, alias PJJ (pembelajaran Jarak Jauh). Mari kita mulai pembelajaran dengan terlebih dahulu berdo'a....
Adapun materi kita saat ini yaitu mengenai "Perkembangan ekonomi Digital" (Tema 02)
Tujuan Pembelajaran:
- Murid bisa menjelaskan peran uang dan lembaga keuangan ditengah kehidupan masyarakat
Sebagai pengantar dalam pembelajaran ini, silahkan ananda saksikan video berikut ini:
Pada video diatas, dibahas mengenai uang dan lembaga keuangan. Namun pada saat ini kita hanya membahas tentang uang saja, apabila sudah selesai maka akan dilanjutkan mengenai lembaga keuangan.
Mari kita simak pembahasannya bersama-sama!
1. Pengertian Uang
Secara sederhana, uang adalah segala sesuatu yang disepakati oleh masyarakat sebagai alat tukar yang sah untuk melakukan kegiatan ekonomi (jual beli barang dan jasa).
Di Indonesia, uang yang resmi diakui dan digunakan sebagai alat pembayaran yang sah adalah Rupiah (IDR), yang diterbitkan oleh Bank Indonesia.
2. Asal Mula Adanya Uang (Sejarah Singkat)
Pernahkah kalian berpikir, bagaimana cara manusia berbelanja sebelum ada uang seperti sekarang? Di masa lampau, manusia memenuhi kebutuhan hidupnya dengan sistem barter, yaitu tukar-menukar barang dengan barang. Namun, sistem barter ini memiliki banyak kendala, antara lain:
- Sulit menemukan kecocokan keinginan (coincidence of wants): Misalnya, seseorang punya beras dan butuh daging, tapi orang yang punya daging tidak butuh beras.
- Sulit menentukan nilai barang: Berapa kg beras yang setara dengan 1 ekor kambing?
Karena kesulitan-kesulitan tersebut, manusia mulai mencari benda perantara yang disepakati nilainya (seperti kerang, garam, atau logam mulia emas dan perak). Seiring berjalannya waktu, benda-benda tersebut disempurnakan menjadi uang logam dan uang kertas yang kita kenal sekarang, bahkan kini berkembang menjadi uang digital/elektronik.
3. Jenis-Jenis Uang
Berdasarkan bahan pembuatan dan lembaga yang menerbitkannya, uang dikelompokkan menjadi beberapa jenis:
a) Berdasarkan Bahan Pembuatannya:
- Uang Logam: Uang yang terbuat dari logam (emas, perak, atau aluminium), biasanya untuk pecahan kecil (contoh: koin Rp500 atau Rp1.000).
- Uang Kertas: Uang yang terbuat dari bahan kertas khusus dengan pengaman tertentu, biasanya untuk pecahan yang lebih besar (contoh: Rp10.000, Rp50.000, Rp100.000).
b) Berdasarkan Lembaga yang Menerbitkannya:
- Uang Kartal: Uang logam dan uang kertas yang diterbitkan oleh Bank Sentral (Bank Indonesia) dan digunakan oleh masyarakat sehari-hari.
- Uang Giral: Tagihan yang ada di bank umum yang dapat digunakan sewaktu-waktu sebagai alat pembayaran melalui perantara seperti cek, bilyet giro, atau kartu debit/kredit.
4. Fungsi Uang dalam Kehidupan Masyarakat
a) Fungsi Asli (Primer), yaitu:
- Sebagai Alat Tukar (Medium of Exchange): Uang mempermudah kita mendapatkan barang tanpa harus tukar barang (barter). Contoh nyata: Kamu membawa uang Rp10.000 ke kantin untuk ditukar dengan seporsi nasi uduk.
- Sebagai Satuan Hitung (Unit of Account): Uang digunakan untuk menunjukkan harga atau nilai suatu barang dan jasa. Contoh nyata: Buku tulis seharga Rp5.000 dan tas seharga Rp100.000. Dengan begitu, kita tahu tas lebih mahal dibanding buku.
b) Fungsi Turunan (Sekunder), yaitu:
- Sebagai Alat Pembayaran yang Sah: Uang digunakan untuk melunasi kewajiban atau utang tanpa syarat.
- Sebagai Alat Penyimpan Kekayaan (Store of Value): Uang dapat disimpan untuk digunakan di masa depan (misalnya menabung di celengan atau bank).
- Sebagai Alat Pembayaran Utang: Digunakan untuk mencicil atau membayar tanggapan/pinjaman.
- Sebagai Pendorong Kegiatan Ekonomi: Uang memotivasi seseorang untuk berproduksi, berinvestasi, dan bekerja.
5. Contoh Nyata dalam Kehidupan Sehari-hari
Dalam keseharian kita sebagai pelajar dan anggota masyarakat, peran uang sangat terasa pada aktivitas berikut:
- Membeli Keperluan Sekolah: Saat orang tua membayarkan uang SPP, membeli buku, atau pulpen menggunakan uang saku.
- Transaksi Digital (E-Money): Saat kita atau orang tua naik transportasi umum (seperti KRL/Busway) menggunakan kartu elektronik, atau membayar belanjaan online menggunakan QRIS dan mobile banking.
- Kegiatan Produksi di Pasar: Pedagang pasar menggunakan uang modal untuk kulakan (membeli barang dagangan grosir) lalu menjualnya kembali untuk mendapatkan keuntungan.
Demikian materi singkat yang dapat bapak berikan, silahkan ananda pelajari, kemudian kerjakan latihan pada link berikut ini: 👇





Posting Komentar